Kamis, 15 Desember 2011
Lapar adalah perasaan yang sangat mencekam perut Anda. membuat Anda ingin memakan semua orang yang membuat Anda emosi. membuat Anda selalu berteriak-teriak dan menjerit-jerit "AKU LAPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRR!!! BUNUH AKUUUUUUU!!! TIDDAAAAAKKK!!! KELUARKAN SETAN INI!!!" :'D
Sumpah yah! Saya lebih memilih berjemur daripada merasakan rasa yang sangat mencengkram ini! (tapi bohoooong. :D). Memang aneh tidak ingin merasakan sebuah "pelajaran". Melalui rasa lapar, kita dapat belajar bagaimana rasanya menjadi orang yang kurang beruntung. Sehingga kita lebih mensyukuri semua nikmat yang pernah kita rasakan. Agar kita sadar bahwa kita adalah salah satu orang yang paling beruntung di dunia ini.
Tapi tetap saja, siapa coba yang mau merasakan lapar? hanya orang yang bodoh yang mau merasakan lapar (kuadrat). saya ulangi, BODOH. :D tapi, dalam keadaan tertentu, (misalnya : Romadhon), lapar justru menjadi salah satu pembawa berkah, rahmat, dan ridho ilahi (kalo puasanya ikhlas loh yah...). :D sudahlah... saya tidak peduli lagi. (loh? gambung). Yang jelas, Rasululloh (saya tidak tau ini sabda atau apa). Intinya, "makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang". :)
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar