Kamis, 15 Desember 2011
“Tidak selamanya cinta harus memiliki”
Saat Anda sedang patah hati dan ingin cepat-cepat melupakan seorang spesial yang belum dapat membalas cinta Anda, Anda akan setuju dengan kalimat ‘ajaib’ itu. Anda akan terus menerus mencoba menekankan kalimat ‘ajaib’ itu agar Anda dapat lebih lapang menerima kenyataan menyakitkan. Padahal, ada kalimat ‘ajaib’ lain yang tidak hanya melapangkan hati Anda, namun dapat membuat Anda kembali bangkit dari patah hati. Kalimat itu adalah “Ia belum cukup baik untukku”. Saat Anda menekankan kalimat ini, secara tidak sadar otak & hati Anda akan menghapus nama orang spesial tersebut. Karena secara otomatis, Anda akan berfikir Allah.SWT sedang menyimpan orang yang jauh lebih baik dari orang spesial tersebut untuk Anda.
Banyak dari umat manusia belum menyadari bahwa saat Ia tidak/belum mendapatkan sesuatu/seseorang yang Ia inginkan, Allah.SWT sedang menyimpan yang terbaik untuknya suatu saat nanti. Allah.SWT menunggu waktu yang tepat untuk memberikan hal-hal tersebut kepadanya. Namun, Ia terlanjur berprasangka buruk bahwa Allah.SWT berlaku tidak adil padanya & tidak ingin memberikan apa yang Ia inginkan. Perlu kita ketahui, saat Allah.SWT tidak memberikan apa yang kita inginkan, Allah.SWT akan memberikan apa yang kita butuhkan. Hanya masalah waktu & kesabaran. Allah.SWT sedang melatih Anda untuk bersabar dan berlapang dada. Dan saat waktunya telah tiba, Anda akan mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik untuk hidup Anda.
Masalahnya sekarang, tidak banyak manusia yang dapat berfikir jernih saat hatinya sedang ‘galau’. Padahal, ‘galau’ merupakan salah satu sarana terbaik yang tersedia untuk mendekatkan diri kepada Allah.SWT. Anda dapat menginstropeksi diri, merenungkan semua kesalahan yang terjadi di masa lalu, dan memikirkan cara terbaik untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut. Dan saat Anda menyadari kesalahan Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah “memperbaikinya” BUKAN “menyesalinya”.
Saat Anda memilik masalah, Anda memerlukan seorang teman untuk berbagi. Ingatlah bahwa manusia merupakan makhluk sosial. Sortir masalah yang bisa Anda ceritakan kepada teman Anda yang dapat dipercaya. Sharing/curhat/berbagi, tidak merusak ketegaran Anda. Hal tersenut justru membantu Anda membangun benteng ketegaran Anda. Manusia juga memiliki hati. Dan saat hati tersebut telah sesak akan masalah, kebimbangan, dsb, Anda perlu membaginya untuk meringankan masalah-masalah tersebut.
Jangan pernah takut membagi masalah Anda kepada teman Anda. Karena jika Anda membaginya dengan orang yang tepat, itu tidak akan menjadi masalah. Jadi pastikan Anda membaginya dengan orang yang tepat agar tidak akan menjadi tabungan aib Anda di masa depan.
*Salam Cemerlang, dari saya! :D
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar